Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung, Pelaku Ditembak Mati : Berita Sindikasi

Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung, Pelaku Ditembak Mati : Berita Sindikasi

Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung, Pelaku Ditembak Mati

PORTAL WARTA BERITA TERKINI TERBARU TERPERCAYA

Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung, Pelaku Ditembak Mati

Baca Juga Artikel Ini: Kualitas Udara Jakarta Masuk Lima Besar Terburuk Dunia : Berita Sindikasi

TULANG BAWANG, 6 OKTOBER 2026 — Pembunuhan satu keluarga di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, menewaskan tiga orang. Terduga pelaku yang diketahui merupakan adik salah satu korban kemudian ditembak mati polisi di Lampung Timur setelah menyerang petugas saat hendak ditangkap.

Artikel Berita terkait: Syarat Pendidikan Gibran Diputus MK Malam Ini : Berita Sindikasi

Pembunuhan Satu Keluarga di Lampung Terungkap Senin Pagi

Peristiwa pembunuhan tersebut pertama kali diketahui pada Senin, 5 Oktober 2026 sekitar pukul 08.30 WIB di rumah korban di Kampung Purwa Jaya, Kecamatan Banjar Margo, Kabupaten Tulang Bawang.

Tiga anggota keluarga ditemukan telah meninggal dunia di dalam rumah.

Berdasarkan keterangan kepolisian, ketiga korban adalah Rachmat atau Rahmat (69), Hasanah (56), dan Devny Kishela Putri (14).

Korban merupakan satu keluarga yang terdiri atas ayah, ibu dan anak perempuan mereka.

Kasatreskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama mengatakan polisi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.

Tiga Korban Ditemukan di Ruangan Berbeda

Kondisi ketiga korban ditemukan di lokasi yang berbeda di dalam rumah.

Rachmat ditemukan di kamar utama dalam kondisi berada di lantai, tepat di bawah dipan. Polisi menemukan sejumlah luka pada bagian kepala dan tubuh korban.

Sementara Hasanah dan putrinya, Devny Kishela Putri, ditemukan di kamar lain dalam kondisi berada di atas tempat tidur.

Hasil pemeriksaan awal di TKP menunjukkan ketiga korban mengalami sejumlah luka akibat senjata tajam.

Polisi menemukan luka pada bagian kepala, dada dan sejumlah bagian tubuh lainnya. Selain luka akibat senjata tajam, polisi juga menemukan indikasi luka akibat benda tumpul berupa linggis.

Ketiga jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut.

Terduga Pelaku Ternyata Adik Korban

Penyelidikan polisi kemudian mengarah kepada seorang pria bernama Ahmad Fathony (35).

Dari keterangan saksi, terduga pelaku diketahui masih memiliki hubungan keluarga dengan korban. Ahmad Fathony disebut merupakan adik kandung Hasanah.

Informasi tersebut membuat polisi bergerak melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku yang telah meninggalkan lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang sebelumnya menyatakan polisi telah mengantongi dugaan identitas pelaku berdasarkan keterangan saksi, tetapi saat itu petugas masih melakukan pengejaran.

Ada Riwayat Gangguan Kejiwaan Pelaku

Dalam penyelidikan awal, keluarga dan saksi memberikan informasi bahwa Ahmad Fathony memiliki riwayat gangguan kejiwaan.

Terduga pelaku disebut baru sekitar dua hari kembali ke rumah korban setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa Kurungan Nyawa, Pesawaran.

Kepolisian menegaskan kondisi kejiwaan harus dibuktikan melalui pemeriksaan dan keterangan ahli medis.

Dengan demikian, dugaan bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan tetap menjadi bagian dari penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Pelaku Melarikan Diri ke Lampung Timur

Setelah kejadian, Ahmad Fathony diketahui melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Polisi kemudian membentuk tim untuk melakukan pengejaran. Tim gabungan melibatkan Satreskrim Polres Tulang Bawang dan personel kepolisian lainnya.

Pengejaran akhirnya mengarah ke wilayah Kabupaten Lampung Timur.

Polisi mendapatkan informasi mengenai keberadaan terduga pelaku ketika berada di kawasan Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur.

Pelaku Menyerang Polisi Saat Hendak Ditangkap

Petugas kemudian berupaya melakukan penangkapan terhadap Ahmad Fathony.

Namun, menurut keterangan kepolisian, terduga pelaku melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam dan menyerang anggota yang hendak menangkapnya.

Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Apfryyadi Pratama membenarkan bahwa polisi kemudian memberikan tindakan tegas terukur setelah pelaku menyerang anggota menggunakan senjata tajam.

Tembakan polisi menyebabkan Ahmad Fathony meninggal dunia di lokasi.

Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk pemeriksaan dan proses autopsi.

Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dalam proses penangkapan, antara lain senjata tajam dan sepeda motor yang digunakan pelaku untuk melarikan diri.

Pelaku Tewas Kurang dari 12 Jam Setelah Kasus Terungkap

Rangkaian peristiwa tersebut berlangsung dalam waktu relatif singkat.

Tiga korban ditemukan pada Senin pagi di rumah mereka di Kampung Purwa Jaya. Setelah polisi mendapatkan identitas terduga pelaku, pengejaran langsung dilakukan.

Pada Senin malam, polisi berhasil menemukan terduga pelaku di wilayah Lampung Timur.

Saat hendak diamankan, pelaku melakukan perlawanan dengan senjata tajam sehingga polisi mengambil tindakan tegas.

Dengan demikian, terduga pelaku meninggal dunia pada hari yang sama ketika kasus pembunuhan tiga anggota keluarga tersebut diketahui.

Polisi Masih Dalami Motif Pembunuhan

Meski terduga pelaku telah meninggal dunia, penyelidikan perkara belum berhenti.

Polisi masih perlu mengungkap secara lengkap rangkaian kejadian di dalam rumah korban, termasuk waktu terjadinya pembunuhan, senjata yang digunakan, hubungan antara pelaku dan korban, serta motif di balik tindakan tersebut.

Pemeriksaan saksi, hasil autopsi dan barang bukti menjadi bagian penting untuk merekonstruksi kejadian.

Informasi mengenai kondisi kejiwaan pelaku juga perlu dikonfirmasi melalui pemeriksaan ahli untuk mengetahui kondisi medisnya secara objektif.

Polisi Dalami Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Korban Anak

Selain mengusut penyebab kematian tiga korban, penyidik juga disebut mendalami adanya indikasi dugaan kekerasan seksual terhadap korban anak, Devny Kishela Putri.

Informasi tersebut masih berupa dugaan dan menjadi bagian dari pemeriksaan lebih lanjut.

Penyidik perlu memastikan melalui pemeriksaan medis dan forensik apakah terdapat tindak kekerasan seksual serta kapan peristiwa tersebut diduga terjadi.

Karena korban masih berusia 14 tahun, aspek ini menjadi bagian penting dalam pemeriksaan forensik terhadap jenazah dan penyelidikan keseluruhan perkara.

Autopsi Menjadi Bagian Penting Penyelidikan

Ketiga korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk menjalani autopsi.

Pemeriksaan forensik diperlukan untuk mengetahui penyebab dan mekanisme kematian, jenis luka yang dialami korban, serta membantu penyidik menyusun rangkaian peristiwa berdasarkan bukti medis.

Hasil autopsi juga dapat membantu menguji sejumlah informasi yang diperoleh polisi dari saksi dan barang bukti di TKP.

Sementara itu, jenazah Ahmad Fathony juga dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung setelah tindakan kepolisian di Lampung Timur.

Kronologi Singkat Kasus Pembunuhan di Tulang Bawang

Secara garis besar, rangkaian kasus tersebut berlangsung sebagai berikut:

  • Senin pagi, 5 Oktober 2026: tiga anggota keluarga ditemukan meninggal dunia di rumah di Kampung Purwa Jaya, Banjar Margo, Tulang Bawang.
  • 08.30 WIB: polisi menerima laporan dan mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.
  • Siang hari: polisi mengidentifikasi korban serta mengumpulkan keterangan saksi mengenai dugaan pelaku.
  • Senin sore: identitas terduga pelaku mengarah kepada Ahmad Fathony, adik kandung Hasanah.
  • Setelah itu: polisi melakukan pengejaran terhadap pelaku yang melarikan diri menggunakan sepeda motor.
  • Senin malam: polisi menemukan pelaku di kawasan Jalan Lintas Timur, Kecamatan Purbolinggo, Lampung Timur.
  • Saat penangkapan: pelaku disebut menyerang polisi menggunakan senjata tajam.
  • Setelah tindakan tegas: pelaku meninggal dunia dan jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung.

Penyelidikan Tetap Berjalan Meski Terduga Pelaku Meninggal

Kasus pembunuhan tiga anggota keluarga di Tulang Bawang kini memasuki tahap penyelidikan lanjutan.

Polisi telah mengidentifikasi korban dan terduga pelaku, melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, mengejar pelaku hingga Lampung Timur, serta mengamankan sejumlah barang bukti.

Terduga pelaku Ahmad Fathony meninggal dunia setelah melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Selanjutnya, hasil autopsi korban, pemeriksaan barang bukti, keterangan saksi dan pemeriksaan terkait kondisi kejiwaan pelaku akan menjadi bagian dari upaya kepolisian mengungkap secara lengkap peristiwa pembunuhan satu keluarga tersebut.

Artikel Pertama kali di : Warta Bela Negara – WBN oleh : Ano Bano

Artikel Berita terkait: KM Maulana 23: 19 Kru Berpotensi Jadi Tersangka Penganiayaan ABK : Berita Sindikasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *